mengembangkan cerita rakyat kedalam bentuk cerpen
pernahkah kamu menonton sebuah film yang sekenarionya diadaptasi dari novel..?hal tersebut merupakan salah satu contoh pengembangan dari suatu karya . begitupun dalam teks hikayat . hikayat juga dapat dikembangkan menjadi bentuk yang lain , misalnya cerpen . pada pertemuan sebelumnya , kamu sudah diajarkan cara membandingkan hikayat dengan teks cerpen . pada pembelajaran kali ini , kamu akan di ajarkan cara mengembangkan hikayat dalam bentuk cerpen .
setiap teks cerita termasuk cerita rakyat selalu sarat dengan nilai nilai kehidupan . begitupun dalam hikayat. ketika kita membaca hikayat , banyak nilai yang kita dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari , seperti nilai moral , sosial , budaya , keagamaan, dan sebagainya . nilai nilai tersebut dapat dipelajari dari tokoh beserta karakter tokoh tokoh nya yang terdapat dalam cerita .
agar lebih jelsa dalam mempelajari nilai nilai kehidupan tokoh dalam teks cerita rakyat atau hikayat , kita dapat membaca , memperhatikan contoh teks hikayat berikuit lalu menganalisis unsur unsur didalamnya.
HIKAYAT INDERA BANGSAWAN tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama indera bungsu dari negeri kobat syahrial . setelah beberapa lama di atas kerajaan , ia tiada juga peroleh putra . maka pada suatu hari , raja pun menyuruh orang membaca doa kunut dan sedekah kepada fakir dan miskin . hatta beberapa lamanya , tuan putri sitti kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra laki laki . adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang . maka bagindapun terlalu amat sukacita dan menamai anaknya yang tua syaih peri dan anaknya yang muda bernama indera bangsawan
berdasarkan kutipan singkat hakikat tersebut , nilai yang dapat di ambil berkaitan dengan perbuatan baik yang kita lakukan . dalam hal ini , jika kita berbuat baik pada orang lain dan banyak berdoa , tuhan akan mengabulkan keinginan kita. oleh karena itu , seyogyanya kita senantiasa berdoa dalam kehidupan ini
dalam kaitannya dengan pengembangan cerita , contoh hakikat tersebut juga dapat dikembangkan menjadi teks lain , misalnya cerpen . namun , ketika mengembangkan sebuah hikayat menjadi teks cerpen ada beberapa langkah yangt perlu dilakukan , antara lain sebagai berikut :
setiap teks cerita termasuk cerita rakyat selalu sarat dengan nilai nilai kehidupan . begitupun dalam hikayat. ketika kita membaca hikayat , banyak nilai yang kita dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari , seperti nilai moral , sosial , budaya , keagamaan, dan sebagainya . nilai nilai tersebut dapat dipelajari dari tokoh beserta karakter tokoh tokoh nya yang terdapat dalam cerita .
agar lebih jelsa dalam mempelajari nilai nilai kehidupan tokoh dalam teks cerita rakyat atau hikayat , kita dapat membaca , memperhatikan contoh teks hikayat berikuit lalu menganalisis unsur unsur didalamnya.
HIKAYAT INDERA BANGSAWAN tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama indera bungsu dari negeri kobat syahrial . setelah beberapa lama di atas kerajaan , ia tiada juga peroleh putra . maka pada suatu hari , raja pun menyuruh orang membaca doa kunut dan sedekah kepada fakir dan miskin . hatta beberapa lamanya , tuan putri sitti kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra laki laki . adapun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang . maka bagindapun terlalu amat sukacita dan menamai anaknya yang tua syaih peri dan anaknya yang muda bernama indera bangsawan
berdasarkan kutipan singkat hakikat tersebut , nilai yang dapat di ambil berkaitan dengan perbuatan baik yang kita lakukan . dalam hal ini , jika kita berbuat baik pada orang lain dan banyak berdoa , tuhan akan mengabulkan keinginan kita. oleh karena itu , seyogyanya kita senantiasa berdoa dalam kehidupan ini
dalam kaitannya dengan pengembangan cerita , contoh hakikat tersebut juga dapat dikembangkan menjadi teks lain , misalnya cerpen . namun , ketika mengembangkan sebuah hikayat menjadi teks cerpen ada beberapa langkah yangt perlu dilakukan , antara lain sebagai berikut :
- membaca berulang-ulang
- menulis isi setiap paragraf
- memberi makna setiap paragraf secara urut
- menafsirkan bagian bagian paragraf yang maknanya belum di fahami
- mencari nilai nilai didik dalamk setiap bagian teks
- menghubungkan nilai didik yang terdapat dalam teks hikayat dengan nilai didik dalam kehidupan nyata
- mengisi tabel nilai didik
- membuat draf cerpen dari teks hikayat yang dikonfersi
- mengembangkan ide teks hikayat menjadi teks cerpen
- menyunting dan merefisi naskah teks cerpen dengan menggunakan kriteria pengembangan teks